LINGKUNGAN INTERNAL DUNIA USAHA

Lingkungan internal dunia usaha atau bisnis adalah individu atau suatu kelompok yang mempunyai kepentingan langsung karena dapat mempengaruhi dan dipengaruhi secara langsung oleh tujuan, kebijakan dan aktivitas dunia usaha atau bisnis. Anggota lingkungan internal ini ikut berperan secara langsung dalam menjalankan aktivitas usaha atau bisnis suatu perusahaan dan disebut sebagai pihak yang berkepentingan internal (internal stakeholders).

Beberapa pihak yang berkepentingan internal (internal stakeholders) antara lain:

  1. Investor atau Pemegang Saham

Investor atu pemegang saham merupakan komponen perusahaan yang menyediakan modal untuk kegiatan usaha/bisnis perusahaan. Investor atau pemegang saham memiliki kepentingan di dalam perusahaan untuk memutuskan apakah akan terus mendanai kegiatan usaha/bisnis atau akan berhenti berinvestasi. Keputusan tersebut sangat bergantung pada hasil kenerja perusahaan dan prospek perusahaan ke depan.

2. Manajer

    Manajer adalah orang yang dipercaya oleh pemilik perusahaan untuk menjalankan dan mengatur perusahaan serta mempunyai tanggung jawab atas bawahan dalam kegiatan usaha perusahaan tersebut.  Menurut Henry Fayol, manajer mempunyai fungsi utama dalam perencanaan, pengorganisasian, pemberian perintah dan pengawasan.

    Atas dasar ruang lingkup kegiatan yang dikelola, manajer dibagi menjadi dua, yaitu manajer umum dan manajer fungsional. Manajer umum mempunyai tugas mengatur, mengawasi, dan bertanggungjawab atas satuan kerja keseluruhan atau divisi operasi yang mencakup semua atau beberapa kegiatan-kegiatan fungsional satuan kerja. Sedangkan manajer fungsional mempunyai tangggung jawab hanya atas satu kegiatan organisasi, seperi produksi, pemasaran, keuangan, kepegawaian (personalia), atau akuntansi. Kegiatan-kegiatan dari fungsi –fungsi lainnya ada di bawah tanggungjawab manajer-manajer fungsional lainnya.

    Di dalam perusahaan menajer mempunyai tugas utama mengevaluasi kinerja ekonomi perusahaan. Sehingga baik buruknya kinerja manajer sangat berpengaruh pada hasil kinerja perusahaan. Oleh karena tugas yang begitu sentral, manajer biasanya akan mendapat penghasilan atau gaji yang besar atau mungkin juga bisa mendapat penghasilan yang berhubungan langsing dengan hasil kinerja perusahaan dengan menerpkan sitem rencana pembagian laba (profit-sharing plans)

    3. Karyawan

      Karyawan merupakan orang yang memberikan jasanya kepada perusahaan dalam kegiatan produksi suatu perusahaan. Sebagai balas jasa dari perusahaan, karyawan memperoleh upah.  Nasib para karyawan juga dipengaruhi oleh hasil kinerja perusahaan. Di saat posisi perusahaan sedang sulit, bisa saja terjadi pengurangan jumlah karyawan atau terjadi PHK (pemutusan hubungan kerja). Akan tetapi, karyawan juga dapat menuntut hak-haknya sebagai karyawan. Gaji yang layak, asuransi, serta perlindungan hukum merupakan sebagian hak dari karyawan. Dengan adanya UMR (upah minimum regional) diharapkan jumlah upah karyawan akan lebih layak. Adanya hukum yang menjamin hak-hak karyawan akan memberikan perlindungan kepada para karyawan dan menghindari tindakan merugikan perusahaan terhadap karyawan.

      Tinggalkan Balasan

      Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

      Logo WordPress.com

      You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

      Gambar Twitter

      You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

      Foto Facebook

      You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

      Foto Google+

      You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

      Connecting to %s

      %d blogger menyukai ini: